{"id":385,"date":"2022-12-20T02:49:00","date_gmt":"2022-12-20T02:49:00","guid":{"rendered":"http:\/\/akademi.main-css.com\/?post_type=blog&#038;p=17"},"modified":"2022-12-25T04:04:20","modified_gmt":"2022-12-25T04:04:20","slug":"doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","status":"publish","type":"blog","link":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","title":{"rendered":"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"sub-title ap-font-18-v2 ap-font-content-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Tips membangun kedekatan antara guru dengan siswa<\/h2>\n<p>Hubungan guru dan murid di masa sekarang ini tidak hanya sebatas pemberi ilmu dan pencari ilmu. Saat ini guru tidak boleh menjadi sosok yang ditakuti oleh siswa. Guru harus dapat membangun kedekatan antara guru dengan siswa karena ternyata banyak sekali manfaat yang diperoleh jika guru lebih dekat dengan siswa.<\/p>\n<h2 class=\"ap-font-20-v2 ap-font-subheading-v2 ap-mb-15\">Mengapa penting untuk membangun hubungan yang baik<\/h2>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Membangun hubungan lebih dekat dengan siswa tidak hanya menjadikan Guru Pintar guru favorit siswa. Ternyata hubungan yang harmonis antara guru dan siswa dapat membawa pengaruh yang baik bagi Guru Pintar dan juga bagi siswa yang diajar.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Bagi seorang guru, kedekatan dengan siswa yang diajar memiliki beberapa keuntungan, yaitu:<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">1. Lebih mudah mendapatkan informasi dari siswa.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Hal ini penting untuk memahami karakteristik masing-masing siswa sehingga Guru Pintar lebih mudah dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">2. Lebih mudah menyampaikan materi.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Guru yang memiliki hubungan baik dengan peserta didiknya akan lebih mudah membuat siswa memahami materi yang diajarkan.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">3. Dapat lebih leluasa memantau perkembangan siswa<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Untuk melihat perkembangan belajar siswa tidak cukup hanya dengan melihat nilai-nilai yang tertera di kertas ujian saja. Pendekatan-pendekatan khusus terkadang penting supaya Guru Pintar dapat lebih menggali potensi dari siswa.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">4. Lebih mudah mengelola kelas\/ siswa.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Menjadi Guru yang disukai oleh siswa akan lebih mudah bagi Guru Pintar dalam mengelola kelas. Siswa akan lebih mendengarkan dan mematuhi gurunya. berbeda dengan guru yang tidak disukai, biasanya siswa akan antipasti dan cenderung defensif dengan apapun yang disampaikan gurunya. Nah, apakah Guru Pintar termasuk guru yang disukai banyak siswa?<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Manfaat hubungan guru dan murid yang terjalin dengan baik adalah:<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">1. Siswa merasa aman dan nyaman dalam belajar.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">2. Siswa lebih termotivasi dalam belajar dan meningkatkan prestasi.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">3. Siswa merasa dihargai dan diakui eksistensinya.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">4. Siswa lebih leluasa dalam memberikan pendapat atau bertanya jika mengalami kesulitan saat belajar.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">5. Siswa menjadi lebih kreatif dan lebih percaya diri.<\/p>\n<h2 class=\"ap-font-20-v2 ap-font-subheading-v2 ap-mb-15\">Strategi membangun kedekatan antara guru dengan siswa<\/h2>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Hubungan guru dengan peserta didik yang baik tidak terbentuk begitu saja. Guru Pintar harus tahu cara mempererat hubungan dengan murid yang diajarnya.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">1. Tunjukkan Semangat dan antusiasme saat mengajar,<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Apa yang terjadi jika guru mengajar dengan loyo, tidak bersemangat? Pasti siswa juga akan tertular dan menjadi malas belajar. Siswa akan memberikan respon sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakannya. siswa merespon dengan positif jika Guru Pintar mengajar dengan penuh semangat dan antusiasme.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">2. Memiliki kepribadian yang Baik<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Guru Pintar adalah&nbsp;<i>role model<\/i>&nbsp;bagi semua siswa. Selalu berhati-hati dalam bertindak dan menunjukkan kepribadian yang baik dengan tulus tanpa dibuat-buat, pasti akan membuat siswa tidak takut untuk menjadi dekat. Banyak-banyak senyum, kelola emosi dengan baik, dan jujur adalah contoh karakter baik yang harus dimiliki oleh guru.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">3. Buat pembelajaran menyenangkan<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Guru Pintar pasti tidak ingin mendapatkan julukan sebagai guru yang membosankan. Jika Guru Pintar mengajar dengan cara-cara yang dianggap siswa membosankan oleh siswa, biasanya siswa akan menjadi malas belajar. Jika hal ini terjadi, jangan harap siswa akan mau dekat dengan gurunya. Rancang pembelajaran yang&nbsp;<i>out of the box&nbsp;<\/i>dan penuh dengan kejutan. Jangan sungkan melontarkan&nbsp;<i>jokes-jokes<\/i>&nbsp;lucu supaya suasana pembelajaran menjadi lebih segar. Namun jangan sampai kebablasan ya, Guru Pintar tetap arus menegakkan peraturan dan mengajarkan siswa untuk tetap mematuhi norma dan tata krama.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">4. Kenali karakter siswa<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Jika Guru Pintar mengenali karakter siswa yang diajarkan, maka tidak akan sulit untuk melakukan pendekatan-pendekatan. Hindari berprasangka buruk dan menghakimi siswa. Apalagi sampai meberikan label-label negatif seperti \u201csiswa bandel, siswa nakal, siswa malas, dan lain sebagainya.\u201d<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">5. Hormati siswa<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Menghormati siswa bukan berarti Guru Pintar harus menunduk atau menyembah siswa. Yang dimaksud di sini adalah jangan sampai membuat siswa terluka atau merasa dipermalukan dengan sikap dan perkataan yang diungkapkan oleh Gurunya. Siswa pasti akan menunjukkan rasa hormatnya kepada Guru Pintar jika mereka merasa dihargai dan juga dihormati juga. Jangan sekali-kali memarahi siswa secara berlebihan. Jika ada masalah, selesaikan secara profesional. Hal lainnya yang perlu diingat adalah jangan pilih kasih pada siswa. Usahakan berlaku adil kepada semua siswa di kelas sehingga tidak menimbulkan kecemburuan.<\/p>\n<p class=\"ap-font-16-v2 ap-font-content-medium-v2 ap-text-left ap-text-darkgrey-v2\">Demikian beberapa tips yang dapat Guru Pintar terapkan supaya hubungan guru dan siswa terjalin dengan baik dan harmonis. Dengan demikian tujuan pembelajaran akan dapat tercapai dengan maksimal.<\/p>\n<p><em>Sumber informasi : akupintar.id<\/em><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7021,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","blog-kat":[51],"class_list":["post-385","blog","type-blog","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","blog-kat-sekolah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tips membangun kedekatan antara guru dengan siswa Hubungan guru dan murid di masa sekarang ini tidak hanya sebatas pemberi ilmu dan pencari ilmu. Saat ini guru tidak boleh menjadi sosok yang ditakuti oleh siswa. Guru harus dapat membangun kedekatan antara guru dengan siswa karena ternyata banyak sekali manfaat yang diperoleh jika guru lebih dekat dengan siswa. Mengapa penting untuk membangun hubungan yang baik Membangun hubungan lebih dekat dengan siswa tidak hanya menjadikan Guru Pintar guru favorit siswa. Ternyata hubungan yang harmonis antara guru dan siswa dapat membawa pengaruh yang baik bagi Guru Pintar dan juga bagi siswa yang diajar. Bagi seorang guru, kedekatan dengan siswa yang diajar memiliki beberapa keuntungan, yaitu: 1. Lebih mudah mendapatkan informasi dari siswa. Hal ini penting untuk memahami karakteristik masing-masing siswa sehingga Guru Pintar lebih mudah dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa. 2. Lebih mudah menyampaikan materi. Guru yang memiliki hubungan baik dengan peserta didiknya akan lebih mudah membuat siswa memahami materi yang diajarkan. 3. Dapat lebih leluasa memantau perkembangan siswa Untuk melihat perkembangan belajar siswa tidak cukup hanya dengan melihat nilai-nilai yang tertera di kertas ujian saja. Pendekatan-pendekatan khusus terkadang penting supaya Guru Pintar dapat lebih menggali potensi dari siswa. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SMK Sahid Jakarta\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/smksahid\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-25T04:04:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis\",\"url\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis\",\"name\":\"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg\",\"datePublished\":\"2022-12-20T02:49:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-25T04:04:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/07\\\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1280},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?post_type=blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/\",\"name\":\"SMK Sahid Jakarta\",\"description\":\"Center of Excellence\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#organization\",\"name\":\"SMK Sahid Jakarta\",\"url\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/cropped-logo-sahid-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/cropped-logo-sahid-3.png\",\"width\":600,\"height\":591,\"caption\":\"SMK Sahid Jakarta\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/smksahidjakarta.sch.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/smksahid\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/smksahidjakarta\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@smksahidjakarta5331\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta","og_description":"Tips membangun kedekatan antara guru dengan siswa Hubungan guru dan murid di masa sekarang ini tidak hanya sebatas pemberi ilmu dan pencari ilmu. Saat ini guru tidak boleh menjadi sosok yang ditakuti oleh siswa. Guru harus dapat membangun kedekatan antara guru dengan siswa karena ternyata banyak sekali manfaat yang diperoleh jika guru lebih dekat dengan siswa. Mengapa penting untuk membangun hubungan yang baik Membangun hubungan lebih dekat dengan siswa tidak hanya menjadikan Guru Pintar guru favorit siswa. Ternyata hubungan yang harmonis antara guru dan siswa dapat membawa pengaruh yang baik bagi Guru Pintar dan juga bagi siswa yang diajar. Bagi seorang guru, kedekatan dengan siswa yang diajar memiliki beberapa keuntungan, yaitu: 1. Lebih mudah mendapatkan informasi dari siswa. Hal ini penting untuk memahami karakteristik masing-masing siswa sehingga Guru Pintar lebih mudah dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan siswa. 2. Lebih mudah menyampaikan materi. Guru yang memiliki hubungan baik dengan peserta didiknya akan lebih mudah membuat siswa memahami materi yang diajarkan. 3. Dapat lebih leluasa memantau perkembangan siswa Untuk melihat perkembangan belajar siswa tidak cukup hanya dengan melihat nilai-nilai yang tertera di kertas ujian saja. Pendekatan-pendekatan khusus terkadang penting supaya Guru Pintar dapat lebih menggali potensi dari siswa. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","og_site_name":"SMK Sahid Jakarta","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/smksahid","article_modified_time":"2022-12-25T04:04:20+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis","name":"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini - SMK Sahid Jakarta","isPartOf":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg","datePublished":"2022-12-20T02:49:00+00:00","dateModified":"2022-12-25T04:04:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#primaryimage","url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg","contentUrl":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2017\/07\/kedekatan-guru-dan-siswa.jpg","width":1920,"height":1280},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?blog=doloris-privatio-omnia-contraria-quosetiam-insanos-essevultis#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog","item":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?post_type=blog"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Hubungan Guru dan Murid di Masa Kini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#website","url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/","name":"SMK Sahid Jakarta","description":"Center of Excellence","publisher":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#organization","name":"SMK Sahid Jakarta","url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cropped-logo-sahid-3.png","contentUrl":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cropped-logo-sahid-3.png","width":600,"height":591,"caption":"SMK Sahid Jakarta"},"image":{"@id":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/smksahid","https:\/\/www.instagram.com\/smksahidjakarta","https:\/\/www.youtube.com\/@smksahidjakarta5331"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/blog\/385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/blog"}],"about":[{"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/blog"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"blog-kat","embeddable":true,"href":"https:\/\/smksahidjakarta.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fblog-kat&post=385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}